Implant supported overdenture using magnetic retention in mandible rehabilitation

Overdenture dukungan implan dengan retensi magnet pada rehabilitasi rahang bawah

Authors

  • Muthia Mutmainnah Bachtiar Departemen Prostodonsia Faculty of Dentistry, Hasanuddin University Makassar, Indonesia
  • Irfan Dammar Departemen Prostodonsia Faculty of Dentistry, Hasanuddin University Makassar, Indonesia
  • Eri Hendra Jubhari Departemen Prostodonsia Faculty of Dentistry, Hasanuddin University Makassar, Indonesia
  • Irsal Wahyudi Departemen Prostodonsia Faculty of Dentistry, Hasanuddin University Makassar, Indonesia

Keywords:

implan, overdenture, attachment magnet, retensi

Abstract

Komplikasi sering terjadi pada gigi tiruan lengkap rahang bawah sehingga untuk mengatasi masalah retensi dan stabilitas digunakan implan sebagai dukungan implan overdenture. Sistem attachment yang menghubungkan implan dan overdenture sangat bervariasi, salah satunya dengan sistem magnet. Artikel ini melaporkan penggunaan retensi magnet pada overdenture dukungan implan sebagai rehabilitasi edentulus totalis pada rahang bawah. Seorang laki-laki berusia 53 tahun datang ke Departemen Prostodontik RSGM Unhas dengan keluhan sulit mengunyah makanan karena kehilangan seluruh gigi RA dan RB, pasien ingin dibuatkan gigi tiruan yang tidak mudah lepas sehingga dapat berfungsi dengan baik saat makan. Dilakukan pemasangan implan pada kedua sisi RB sebagai dukungan overdenture, oseointegrasi implan dinilai dan dilanjutkan dengan pemasangan attachment magnet pada bagian implan dan permukaan dalam GTL. 2-IOD memberikan hasil yang dapat meningkatkan fungsi rongga mulut pasien, memberikan stabilitas dan retensi yang baik bagi tiruan sehingga performa mastikasi meningkat. Disimpulkan bahwa penggunaan dua implan pada RB ditambah dengan sistem attachment magnet dapat meningkatkan retensi dan stabilitas pada penggunaan gigi tiruan overdenture.

Published

2023-12-01