Lingualized occlusion in full edentulous patient with flat ridge posterior mandibular

Lingualized occlusion pada pasien full edentulous dengan lingir yang datar pada posterior rahang bawah

Authors

  • Ludfia Ulfa Student of Prosthodontic Specialist, Faculty of Dentistry, Hasanuddin University Makassar¸Indonesia
  • Ike Damayanti Habar Department of Prosthodontic Faculty of Dentistry, Hasanuddin University Makassar¸Indonesia
  • Herawati Hasan

Keywords:

flat ridge, konsep oklusi, lingualized occlussion

Abstract

Masalah yang sering ditemukan pada pasien pengguna gigi tiruan lengkap dengan kondisi flat ridge adalah kurangnya retensi dan stabilitas, sehingga mengganggu fungsi pengunyahan. Kondisi tersebut dapat diatasi tidak hanya pada proses pencetakan, tetapi juga pada penentuan konsep oklusi saat penyusunan gigi. Untuk mengatasi masalah ini konsep lingualized occlusion menjadi solusi dan diharapkan meningkatkan retensi, stabilitas dan dukungan yang lebih baik pada kasus flat ridge. Artikel ini membahas konsep lingualized occlusion dalam penyusunan gigi tiruan pada kasus pasien flat ridge posterior rahang bawah. Seorang wanita berusia 62 tahun datang ke Departemen Prostodontik RSGM Unhas dengan keluhan sulit mengunyah akibat kehilangan seluruh giginya. Pasien pernah menggunakan gigi tiruan namun sekarang longgar dan ingin dibuatkan gigi tiruan baru agar dapat mengunyah dengan baik. Disimpulkan bahwa konsep oklusi pada pasien dengan flat ridge menggunakan konsep lingualized occlusion yang dapat meningkatkan retensi, stabilitas gigi tiruan, dan efisiensi pengunyahan pasien.

Published

2023-12-01